-->

Tour Grassland ( Padang Rumput ) Inner Mongolia

Seperti cerita tulisan sebelumnay tentang suku mongolia, perjalanan dilanjutkan ke padang rumput Xilamuren Grassland , rombongan kami sangat antusias untuk mengunjungi sebuah suku yang sangat terkenal di dunia ini sebagai suku yang berani, jago berperang dan bertubuh kuat yaitu suku mongol.

Untuk mendatangi suku mongol di padang rumput atau biasa di sebut grassland Dari hotel di pusat kota hohhot di tempuh dengan bus dengan waktu tempuh 2 jam, sebelum berangkat kami bersiap dengan pakaian dingin yg tebal karena diperkirakan suhu di grassland itu beberapa derajat dibawah minus dengan hembusan angin kencang, sepatu tebal tinggi, 3 lapis kaos kaki, 2 lapis sarung tangan, 2 baju kaos dan 2 lapis mantel dengan penutup kepala tebal sdh kami siapkan untuk menantisipasi hawa dingin ini. Dari lantai 7 hotel sy bisa melihat dari jauh punca pegunungan sudah diselimuti salju putih.

Tepat jam 9 pagi waktu hohhot kami berangkat, beruntung cuaca sangat cerah diawal perjalanan, melewati jalan tol dan sebuah cek poin kami melewati beberapa kota kecil, yang terlihat bersih dengan jalan yang lebar dan luas, tak ada kemacetan disini, setelah satu jam bus kita melewati pegunungan berbatu, tanda2 kerasnya alam mulai terasa, salju tipis mulai turun dengan angin kencang dan peserta tour juga minta berhenti untuk pipis dan teryata saat diluar baju hangat yang kami kenakan masih tertembus hawa angin dingin yg menusuk.

Bagi yang pernah ke china mungkin sudah merasakan penderitaan saat pipis, hampir semua wc umum disana kotor dan berbau, tak ada air untuk cebok bahkan tissue pun jarang ada di wc, bau amoniak urine hampir mendominasi tempat2 umum di cina ini, jarak 50 meter kita sudah tahu disana ada wc.

Saat singgah wc yang kami gunakan Cuma ada 3 lobang bercampur laki perempuan dan kita bisa melihat semua tinja dan air kencing org yang pernah berhajat disitu, hueek..hueekk.. sambil tutup hidung deh.

Setelah 2 jam perjalanan sampailah kami di grassland padang rumput yang sangat luas, rumputnya sdh tidak hijau lagi karena saat kami kesini sudah memamsuki musim gugur bahkan kedatangan kami disambut turunnya salju tipis, sepanjang mata memandang yang ada adalah padang rumput dgn beberapa spot pemukiman suku mongol.

Akhirnya tibalah kami di salah satu perkampungan, disana ternyata mereka sudah mempersiapkan kedatangan kami dengan jamuan makan siang dan menyanyi dan menari khas mongol, kambing panggang utuh di siapkan di tengah ruangan,


Setelah makan kami diajak keliling pegunungan dan menuju kampung mongol yang lain, ada 2 pilihan pakai kuda atau kereta kuda, kami memilih pakai kereta kuda saja sebab banyak peserta tour yang sudah manula.

Awal perjalanan masih baik-baik saja, baru 10 menit berjalanan peserta sudah menggigil kedinganan, walau tidak flu air ingus otomatis keluar tanpa bisa dihentikan, ternyata walau pakaian tebal sudah berlapis-lapis masih tidak mampu melawan dinginnya cuaca dengan tiupan angin kencang, tangan seperti ditusuk sehingga sulit menggunakan kamera dan handycam yg sudah saya siapkan.

Akhirnya kereta kuda kami singgah di pos pertama, seperti biasa hal pertama yg dilakukan adalah mencari tempat pipis, lebih ektrim lagi kalau bab dan pips di sini di apadang rumput, tak ada tempat khusus, yg ada Cuma selembar seng bertuliskan WC, tanpa lobang lagi hehehehe..bisa kebayangkan?



cerita berlanjut ke tulisan berikutnya, sabar yah..



Related Posts